KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
SMAIT UKHUWAH BANJARMASIN
TAHUN AJARAN 2013-2014
Mata
Pelajaran : Pendidikan
Kewarganegaraan
Kelas : X (Sepuluh)
No
|
Standar
Kompetensi
|
Kompetensi
Dasar
|
Indikator Soal
|
No. Soal
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Memahami
hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Menampilkan
sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional
Menampilkan
peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia
(HAM)
Menganalisis hubungan dasar negara
dengan konstitusi
Menghargai persamaan kedudukan warga
negara dalam berbagai aspek kehidupan
Menganalisis
sistem politik di Indonesia
|
1.1
Mendeskripsikan hakikat bangsa
dan unsur-unsur terbentuknya negara
1.2
Mendeskripsikan hakikat negara
dan bentuk-bentuk kenegaraan
1.3
Menjelaskan pengertian, fungsi,
dan tujuan NKRI
1.4
Menunjukkan semangat
kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara
2.1
Mendeskripsikan pengertian
sistem hukum dan peradilan nasional
2.2
Menganalisis peranan
lembaga-lembaga peradilan
2.3
Menunjukkan sikap yang sesuai
dengan ketentuan hukum yang berlaku
2.4
Menganalisis upaya
pemberantasan korupsi di Indonesia
2.5
Menampilkan peran serta dalam
upaya pemberantasan korupsi di Indonesia
3.1
Menganalisis upaya pemajuan,
penghormatan, dan penegakkan HAM
3.2
Menampilkan peran serta dalam
upaya pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM di Indonesia
3.3
Mendeskripsikan instrumen hukum
dan peradilan internasional HAM
4.1
Mendeskripsikan hubungan dasar
negara dengan konstitusi
4.2
Menganalisis substansi
konstitusi negara
4.3
Menganalisis kedudukan
pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia
4.4
Menunjukkan sikap positif
terhadap konstitusi negara
5.1
Mendeskripsikan kedudukan warga
negara dan pewarganegaraan di Indonesia
5.2
Menganalisis persamaan
kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan negara
5.3
Menghargai persamaan kedudukan
warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku
6.1
Mendiskripsikan suprastruktur
dan infrastruktur politik di Indonesia
6.2
Mendiskripsikan perbedaan
sistem politik di berbagai negara
6.3
Menampilkan peran serta dalam
sistem politik di Indonesia
|
1.
Manusia sebagai makhluk
individu dan makhluk sosial
2.
Makna/definisi bangsa menurut
para ahli
3.
Sifat hakikat negara
4.
Unsur-unsur terbentuknya negara
5.
Nasionalisme dalam arti sempit
dan luas
6.
Sumber-sumber hukum
7.
Penggolongan hukum berdasarkan
wujudnya
8.
Sanksi hukum
9.
Macam-macam lembaga peradilan
nasional
10.
Pengadilan tingkat pertama dan
tingkat kedua
11.
Undang-undang tentang Hak Asasi
Manusia
12.
Hak-hak asasi manusia
13.
Sumber atau dokumen
perkembangan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan hak asasi manusia di
dunia
14.
Hambatan penegakan HAM di
Indonesia
15.
Tantangan penegakan HAM di
Indonesia
16.
Substansi konstitusi negara
17.
Sifat konstitusi negara
18.
Cara pembentukan konstitusi
19.
Cara pembentukan konstitusi
20.
Cara mengubah konstitusi
21.
Kedudukan pembukaan UUD 1945
22.
Makna yang terkandung dalam
pembukaan UUD 1945
23.
Konstitusi pada negara
demokrasi, liberal, dan atau komunis
24.
Budaya taat asas dan taat
aturan
25.
Sikap positif setiap warga
negara terhadap konstitusi negara
26.
Rakyat dalam suatu negara
27.
Rakyat dalam suatu negara
28.
Asas kewarganegaraan
29.
Asas penentuan kewarganegaraan
30.
Asas penentuan kewarganegaraan
31.
Dasar hukum asaas-asas
kewarganegaraan di Indonesia
32.
Kemungkinan perbedaan dalam
menentukan kewarganegaraan
33.
Hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam
pelaksanaan demokrasi di Indonesia
34.
Nilai kultural bangsa Indonesia
dalam upaya memberikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara
35.
Menghargai persamaan kedudukan
warga negara tanpa diskriminasi
36.
Ciri-ciri umum sistem politik
37.
Macam-macam sistem politik
menurut para ahli
38.
Ciri-ciri sistem politik
demokrasi
39.
Infrastruktur politik
40.
Infrastruktur politik
41.
Infrastruktur politik
42.
Infrastruktur politik
43.
Infrastruktur politik
44.
Infrastruktur politik
45.
Bentuk-bentuk partisipasi
politik
46.
Tingkatan partisipasi politik
47.
Kesadaran politik (implementasi
partisipasi politik)
48.
Kesadaran politik (implementasi
partisipasi politik)
49.
Sosialisasi politik
50.
Sosialisasi politik
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar