Senin, 26 Mei 2014

RANGKUMAN MATERI PKN KELAS X (CONTOH)



RANGKUMAN MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 1 TAHUN
KELAS X SMAIT UKHUWAH BERBASIS KISI-KISI SOAL

1.        Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial (2-3)
-       Manusia sebagai makhluk individu terdiri dari unsur jasmani (raga) dan rohani (jiwa) yang merupakan satu kesatuan. Setiap manusia, senantiasa akan berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya guna memenuhi berbagai kebutuhan dan mempertahankan hidupnya (survival)
-       Manusia sebagai makhluk sosial, sering disebut zoon politicon, yaitu makhluk yan pada dasarnya ingin bergaul dengan sesama manusia lainnya.
2.        Makna/definisi bangsa menurut para ahli (3-4)
-                      Hans Kohn: hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah
-                      Ernest Renan: suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal
-                      Otto Bauer: kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter
-                      F. Ratzel: karena adanya hasrat bersatu
-                      Jalobsen & Lipman: suatu kesatuan budaya
3.        Sifat hakikat negara (6-7)
4.        Unsur-unsur terbentuknya negara (12-13)
5.        Nasionalisme dalam arti sempit dan luas (31)
6.        Sumber-sumber hukum (43-45)
7.        Penggolongan hukum berdasarkan wujudnya (47)
8.        Sanksi hukum (49)
9.        Macam-macam lembaga peradilan nasional (52-53)
10.    Pengadilan tingkat pertama dan tingkat kedua (55-56)
11.    Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia (73)
12.    Hak-hak asasi manusia (74)
13.    Sumber atau dokumen perkembangan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan hak asasi manusia di dunia (76-77)
14.    Hambatan penegakan HAM di Indonesia (82-83)
15.     Tantangan penegakan HAM di Indonesia (83-84)
16.     Substansi konstitusi negara (97-98)
17.     Sifat konstitusi negara (98)
18.     Cara pembentukan konstitusi (99)
19.     Cara pembentukan konstitusi (99)
20.     Cara mengubah konstitusi (100)
21.     Kedudukan pembukaan UUD 1945 (101)
22.     Makna yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 (103)
23.     Konstitusi pada negara demokrasi, liberal, dan atau komunis (108-119)
24.     Budaya taat asas dan taat aturan (120)
25.     Sikap positif setiap warga negara terhadap konstitusi negara (120-121)
26.     Rakyat dalam suatu negara (128-129)
27.     Rakyat dalam suatu negara (128-129)
28.     Asas kewarganegaraan (129)
29.     Asas penentuan kewarganegaraan (130)
30.     Asas penentuan kewarganegaraan (130)
31.     Dasar hukum asaas-asas kewarganegaraan di Indonesia (130)
32.     Kemungkinan perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan (130)
33.     Hak  dan kewajiban warga negara Indonesia dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia (136)
34.     Nilai kultural bangsa Indonesia dalam upaya memberikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (142-143)
35.     Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa diskriminasi (147)
36.     Ciri-ciri umum sistem politik (155-156)
37.     Macam-macam sistem politik menurut para ahli (156)
38.     Ciri-ciri sistem politik demokrasi (157)
39.     Infrastruktur politik (158-166)
40.     Infrastruktur politik (158-166)
41.     Infrastruktur politik (158-166)
42.     Infrastruktur politik (158-166)
43.     Infrastruktur politik (158-166)
44.     Infrastruktur politik (158-166)
45.     Bentuk-bentuk partisipasi politik (181)
46.     Tingkatan partisipasi politik (183)
47.     Kesadaran politik (implementasi partisipasi politik) (185-186)
48.     Kesadaran politik (implementasi partisipasi politik) (185-186)
49.     Sosialisasi politik (187)
50.     Sosialisasi politik (187)

KISI-KISI SOAL UAS PKN KELAS X



KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
SMAIT UKHUWAH BANJARMASIN
TAHUN AJARAN 2013-2014

Mata Pelajaran          : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas                           : X (Sepuluh)

No
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Soal
No. Soal

1.










2.



















3.











4.













5.























6.

Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)








Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional

















Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)








Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi












Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan





















Menganalisis sistem politik di Indonesia

1.1  Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

1.2  Mendeskripsikan hakikat negara dan bentuk-bentuk kenegaraan

1.3  Menjelaskan pengertian, fungsi, dan tujuan NKRI

1.4  Menunjukkan semangat kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

2.1  Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional


2.2  Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan

2.3  Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

2.4  Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

2.5  Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia


3.1  Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakkan HAM



3.2  Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM di Indonesia

3.3  Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM

4.1  Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi

4.2  Menganalisis substansi konstitusi negara



4.3  Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.4  Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara

5.1  Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia










5.2  Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan negara



5.3  Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku

6.1  Mendiskripsikan suprastruktur dan infrastruktur politik di Indonesia








6.2  Mendiskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara

6.3  Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia

1.         Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial
2.         Makna/definisi bangsa menurut para ahli

3.         Sifat hakikat negara
4.         Unsur-unsur terbentuknya negara




5.         Nasionalisme dalam arti sempit dan luas



6.         Sumber-sumber hukum
7.         Penggolongan hukum berdasarkan wujudnya
8.         Sanksi hukum

9.         Macam-macam lembaga peradilan nasional
10.     Pengadilan tingkat pertama dan tingkat kedua












11.     Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia
12.     Hak-hak asasi manusia
13.     Sumber atau dokumen perkembangan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan hak asasi manusia di dunia

14.     Hambatan penegakan HAM di Indonesia
15.     Tantangan penegakan HAM di Indonesia





16.     Substansi konstitusi negara
17.     Sifat konstitusi negara

18.     Cara pembentukan konstitusi
19.     Cara pembentukan konstitusi
20.     Cara mengubah konstitusi

21.     Kedudukan pembukaan UUD 1945
22.     Makna yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945
23.     Konstitusi pada negara demokrasi, liberal, dan atau komunis

24.     Budaya taat asas dan taat aturan
25.     Sikap positif setiap warga negara terhadap konstitusi negara

26.     Rakyat dalam suatu negara
27.     Rakyat dalam suatu negara
28.     Asas kewarganegaraan
29.     Asas penentuan kewarganegaraan
30.     Asas penentuan kewarganegaraan
31.     Dasar hukum asaas-asas kewarganegaraan di Indonesia
32.     Kemungkinan perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan






33.     Hak  dan kewajiban warga negara Indonesia dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia
34.     Nilai kultural bangsa Indonesia dalam upaya memberikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

35.     Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa diskriminasi




36.     Ciri-ciri umum sistem politik
37.     Macam-macam sistem politik menurut para ahli
38.     Ciri-ciri sistem politik demokrasi
39.     Infrastruktur politik
40.     Infrastruktur politik
41.     Infrastruktur politik
42.     Infrastruktur politik
43.     Infrastruktur politik
44.     Infrastruktur politik




45.     Bentuk-bentuk partisipasi politik
46.     Tingkatan partisipasi politik
47.     Kesadaran politik (implementasi partisipasi politik)
48.     Kesadaran politik (implementasi partisipasi politik)
49.     Sosialisasi politik
50.     Sosialisasi politik

1
2

3
4




5




6
7
8

9
10











11
12
13


14
15





16
17

18
19
20

21
22
23

24
25

26
27
28
29
30
31
32






33

34



35




36
37
38
39
40
41
42
43
44




45
46
47
48
49
50